Laptop yang terlalu panas (overheat) bukan cuma tidak nyaman dipegang, tapi bisa mempercepat kerusakan komponen di dalamnya. Berikut cara mengenali dan mengatasinya.
Tanda-tanda Laptop Overheat
- Kipas menyala sangat kencang terus-menerus
- Bagian bawah laptop terasa sangat panas
- Performa tiba-tiba turun drastis (thermal throttling)
- Laptop mati sendiri saat dipakai untuk tugas berat
Penyebab Umum
Debu menumpuk di kipas dan heatsink, pasta termal yang sudah mengering (biasanya setelah 1-2 tahun), ventilasi udara tertutup saat dipakai di atas kasur/bantal, atau menjalankan aplikasi berat dalam waktu lama tanpa jeda.
Cara Mengatasi
- Gunakan laptop di permukaan keras dan rata agar ventilasi tidak tertutup
- Bersihkan kipas dan heatsink secara berkala (idealnya 1 tahun sekali)
- Ganti pasta termal jika laptop sudah berusia lebih dari 2 tahun
- Gunakan cooling pad tambahan untuk aktivitas berat seperti gaming atau rendering
Satria Computer melayani cleaning internal dan penggantian pasta termal untuk mengatasi laptop panas berlebih. Konsultasi lewat WhatsApp kalau laptop kamu sering overheat.